BINGKISAN ROSULULLAH VIA ABI UNTUK BUNAYYA

Pernikahan bukan sekedar seremonial ada wali dan dua orang saksi,tetapi adalah suatu mitsaqon gholizan (perjanjian yang berat)yang menuntut keduanya untuk memenuhi hak dan kewajiban masing masing dengan penuh keadilan dan keseimbangan yang akan diminta pertanggungan jawabnya kelak dihari perhitungan.

DI SURGA FIRDAUS KITA BERSATU

Aku tidak mau ikut gila,buruk muka cermin kok dibelah. Kulitku hitam legam,hidungku pesek,posturku bulat pendek,cukuplah kalau aku dijuluki sitampang brengsek. Kemiskinan yang melanda hidupku melengkapi diriku,mengapa tidak ada satupun gadis yang mau melirikku. Tiga puluh lima tahun sudah aku menapak dibumi Allah,menambah predikatku si Bujang Lapuk.

PLUTOKRASI DAN KLEPTOKRASI

SUMUT bukan singkatan Sumatera Utara tetapi diplesetkan dengan : SEMUA URUSAN MUSTI UANG TUNAI. Baik itu urusan politik,ekonomi ,hukum,apapun harus pakai uang. Ada uang abang disayang tidak ada uang abang melayang.

Dilemma

Salah seorang calon tersebut haruslah meninggalkan agamanya dan beralih kepada agama calon yang sangat dicintainya. Bayangkan diotakmu yang bersih apa yang akan terjadi kalau kau rela menggadaikan akidahmu dengan DUNIA YANG HINA DAN GILA ini?

Dialog Musa dan Tuhannya

Ya Allah ya Tuhanku Maha Pencipta diriku dan manusia seutuhnya engkau kurniakan akal nurani serta kehidupan penuh kenikmatan mengapa diakhirat engkau lemparkan mereka keneraka,tanya Musa yang sedang dilanda perang batin yang melanda jiwanya.

Showing posts with label ibu. Show all posts
Showing posts with label ibu. Show all posts

Wednesday, February 19, 2014

EMAK, KAMI SAYANG BANGET


Emak kami, bunga desa dipinggiran sungai, tinggi semampai, selalu tampil apa adanya, tidak banyak assesori yang melekat pada dirinya,namun senyum selalu menghiasi bibirnya menambah simpati setiap orang yang menemuinya.Tidak mengherankan kalau pergaulannya luas tidak hanya mereka yang berpendidikan tetapi juga mereka yang tidak makan sekolahan. Walaupun pendidikannya hanya kelas dua SR alias Sekolah Rakyat tetapi kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritualnya patut diacungi jempol. Tidak kelihatan kecanggungan dirinya dalam berhadapan dengan siapapun walaupun golongan intelectual berkat kemampuan bicaranya yang dikurniakan Allah secara alami. Kemahirannya berbicara didepan umum beliau selalu diminta memberikan kata sambutan dalam acara keluarga walaupun dia bukan seorang ustazah.

Diumur lima belas tahun dia digaet pemuda yang sederhana perawakannya pendek dan menderita kyposcoliosis dimana tulang belakangnya membengkok kesamping membuat bahunya tidak simetris. Dengan kecerdasan spiritual yang dimilikinya dia tidak menilai orang dari bentuk perawakannya tetapi ketulusan hatinya sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Hujurat ayat 13:
Innaa akromakum indallahi atqaakum,innallaha alimun khobir,artinya sesungguhnya orang yang paling mulia disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa diantara kamu.Sesungguhnya Allah Maha Pemberi kabar.
Dari sahabat Abu Hurairah,Rasul bersabda:
Innallaahu laa yandzuru ilaa shuwarikum wa amlikum walaakin yandzuru ilaa quluubikum wa a"maalikum artinya;Sesungguhnya Allah tidak memandang akan rupamu/bentukmu dan hartamu,akan tetapi adalah hatimu dan amal perbuartanmu.(HR.Muslim dan Ibnu Majah).

Sebagai orang juru tulis diperkebunan Maligas, tak jauh dari desa kelahirannya,pemuda yang berhasil memetiknya ,penghasilannya hanya paspasan,namun karena kesederhanaannya dan beragama Islam dan atas permintaan orang tuanya, dia yakin orang tuanya tidak salah memilih untuk dirinya walaupun dia tidak pernah melihat tampangnya.Walaupun Islam memberikan hak kepada setiap wanita untuk memilih pasangan hidupnya namun dia pasrah pada ridha orang tuanya karena ridha orang tua adalah ridha Allah.Dia yakin orang tuanya pasti berpedoman kepada sabda Rasulullah saw:
Barang siapa yang menikahkan anak perempuannya dengan laki laki yang fasiq sama saja telah memutuskan kekerabatan dengannya.(HR:Ibnu Hibban).
Rasul juga pernah bersabda:Ikatan pernikahan itu nyaris seperti perbudakan maka kalian hendaknya berhati hati dimana akan meletakkan anak perempuan kalian.(HR:Abu Umar At Tauqany).
Cinta jangan berdasarkan lahiriah saja karena bila sifat itu lenyap ditelan umur maka rasa cinta akan sirna selama lamanya.
Emakku yang kecerdasan spritualnya jempolan berpedoman kepada Umu Sulaim,wanita yang soleha,janda dengan seorang anak,tidak silau dengan ketampanan dan kekayaan pemuda yang bernama Abu Thalha yang meminangnya dengan iming iming mahar yang tinggi dan hidup yang mewah namun tetap ditolaknya kecuali Abu Thalha mau masuk Islam secara sadar sebagai maharnya. Zulfah nan molek putri bangsawan yang semula menolak pinangan Zahid,pemuda gaek,miskin,jelek dan orang pinggiran akhirnya menerima setelah tahu bahwa Rasulullah saw yang memintanya. Rasulullah saw meminang Zainab binti Jahsy bangsawan Quaraisy masih kerabat Nabi Saw untuk Zaid bin Haritsah hanya bekas seorang hamba sahaya.
Bilal bin Rabah bekas hamba sahaya,pendek,hitam legam,pesek hidungnya kawin dengan adik perempuan Abdur Rahman bin Auf sahabat Rasul seorang bangsawan dan konglomerat. Apalagi Emak kami bukan ningrat dan bukan keturunan konglomerat hanya modal kecantikan yang ada pada dirinya, berjiwa besar menerima kehadiran ayah kami yang putih,mancung walaupun cacat bawaan dipunggungnya tidak mengurangi harga dirinya,tetapi sudah berkerja dan beraqidah yang sama.Emakku tetap taat pada ayahku,dan setiap keluar rumah atau apapun rencananya dia tetap meminta izin ayahku,walaupun ayahku tidak mempersoalkan hal formal seperti itu.

Perjalan hidup emak dan ayahku sejak awal dilalui dengan sabar dan mencukupkan apa adanya. Belum pernah kudengar ayah dan emakku bertengkar karena urusan dunia ini tetapi kadang emakku selalu mengingatkan ayahku masaalah sholat yang kurang istiqamah dengan cara sindiran halus. Tetapi terhadap diriku emakku  selalu ngomel panjang sampai menjengkelkanku karena kebandelanku Emak kami tidak pernah melewatkan waktu begitu saja tanpa kegiatan yang bermanfaat termasuk berdagang sandang dan perhiasan wanita.Kesuksesan yang berdagang berkat pergaulannya yang luas dan fleksibel serta tidak banyak menarik keuntungan tetapi pemasarannya yang luas.
Ayahku dilatih berdagang sandang dari perkebunan satu keperkebunan lain dan akhirnya ayahku bisa sukses dengan dagangannya dan mampu menyekolahkan kami. Disamping berdagang,emakku berhasil mengerakkan massa untuk memenangkan ayahku dalam pemilihan kepala desa dimana kami dilahirkan dan dibesarkan. Walaupun jadi kepala desa tidak banyak menambah penghasilan namun merupakan prestasi tersendiri untuk pengabdian masyarakat. Meskipun rezekinya lapang namun tetap sederhana terutama hemat dalam anggaran belanja harian tidak ada istilah makanan terbuang karena semua dirancang sesuai dengan kebutuhan bukan keinginan.
Pemborosan alias mubazir adalah saudaranya setan.
Rasul menganjurkan isilah perutmu dengan sepertiga makanan,sepertiga air dan seprtiga udara.
Diriwayatkan dari Ibnu Umar,bahwa ada seorang laki laki bersendawa didepan Rasulullah lalu beliau bersabda :Tahanlah sendawamu didepan kami sesungguhnya kebanyakan sendawa adalah pertanda kekenyangan didunia dan lamanya sendawa adalah kelaparan diakhirat.
Namun demikian, zakat dan sedeqah tetap dijaganya agar tidak mencuri hak orang duafah. Yang menjadi tanda tanya buatku saat ini kenapa ayah dan emak kami tidak berhaji,apakah biaya untuk itu belum mencukupi atau memang sudah berniat tapi belum terlaksana. Aku sebagai anak sulung,dan dua orang berturut turut adikku meninggal waktu dilahirkan, membuat jarakku dengan adikku yang perempuan, selisih sembilan tahun baru hadir bersamaku, membuat aku sangat kesepian dan merindukan kehadirannya. Emakku selalu menyempatkan diri mengajar aku mengaji dikala selesai sholat maghrib akhirnya aku diserahkan pada pengajian khusus dan aku khatam quran diumur 9 tahun.
Sejak aku Sekolah Dasar dia membisikkanku kalau besar jadi dokter engkau ya Tong, karena emakmu ini sakit sakitan, nanti ada kamu yang merawat emak.Utong adalah nama panggilan bocah didesaku biasa emak memanggilku dimasa kanak kanakku. Pesan emak masuk kelubuk hatiku dan aku bertekad harus bisa memenuhi keinginan emakku. Sejak kelas 3 SD aku sudah diajarkan sholat dan aku baru aktip tanpa pernah meninggalkan sholat sejak kelas lima SD dan selalu berdoa semoga Ayah dan Emakku sehat selalu karena aku takut kalau mereka tiada bagaimana aku melanjutkan sekolah mencapai cita citaku.
Ada pesan emak yang tidak bisa kulupakan,kalau mau jadi anak pintar jangan tinggalkan sholat dan berdoa kepada Allah, pada sujud terakhir mintalah ya Allah terangkanlah hatiku. Selesai sholat duduklah dengan khusyuk bacalah subhanallah 33x,alhamdulillah 33x,allahuakbar 33x dan tutuplah dengan lailahaillallah wahdahulasyarikalahu lahul mulkul walahul hamdu yuhyi wayumitu wahuwa ala kulli syai inqadir,diteruskan dengan sholawat baru berdoa,insyallah doa dikabulkan,kata Emak.

Pesan tersebut jadi amalan tetapku insyaallah belum pernah aku gagal setiap ujian mulai SD sampai mencapai gelar dokter umum. Sehingga dalam perjalanan studiku aku lebih yakin karena doaku daripada kerja kerasku untuk bisa lulus setiap tahapan sampai akhir studiku. Disaat aku duduk dikelas dua SMP emakku berpisah dengan kami berempat untuk selama lamanya dimana usia beliau baru 30 tahun.Begitu mudanya beliau meninggalkan kami yang masih remaja tanggung dimana adikku masih berusia 5 dan 3 tahun sementara yang paling bungsu masih butuh susu dan pelukan emaknya tersayang.

Diusia 14 tahun aku menghadapi emakku sedang dijeput sakratul maut diatas ranjang aku dilahirkan. Kusaksikan nafasnya tersengal sengal sambil buih mengalir disudut bibirnya yang membiru dan kedua matanya hanya terlihat putihnya sementara aku tidak bisa berbuat apa apa. Tanpa kusadari tangisku meledak tak mampu kukendalikan. Penyesalanku mendera diriku tatkala kuingat aku melawannya ketika dia mengomeli diriku sambil aku berbisik betapa sepi hidupku tanpa dirimu.Omelilah aku emak asalkan engkau tetap bersamaku. Emakku sayang begitu cepat pergi sebelum aku bisa membalas pengorbananmu yang luar biasa yang tak mungkin kubalas walaupun bumi dan langit beserta isinya kuserahkan padamu.

Kudengar dokter yang merawatnya mengatakan emakku menderita penyakit dysenteri.Saat aku telah menjadi dokter aku bertanya pada diriku,apa mungkin dysenteri begitu mematikan ataukah dysenteri dengan komplikasi bocornya usus ataukah obat emetin obat pilihan anti amuba saat itu yang menimbulkan effek samping pada jantung emakku? Sekiranya kuhadapi emak saat ini dengan kemajuan pengobatan dewasa ini, tak mungkin emakku harus diseret penyakit seperti itu keliang lahat. Lebih jauh aku berfikir ,kenapa emakku harus menderita sampai berbulan bulan dengan tubuhnya yang kurus  kering hanya tinggal kulit pembalut tulang ,menenggelamkan kecantikannya yang masih bertahan selama ini.Jangan jangan emakku mengidap kanker usus dengan gejala mirip dysenteri.

Begitu banyak orang kutolong dalam keadaan nafas dan jantung berhenti dan koma yang dalam berminggu minggu, bisa beraktivitas kembali.Andainya aku menghadapi emakku saat ini apa mungkin harapan emakku  anaknya jadi dokter akan bermanfaat buat dirinya dengan keahlian yang kumiliki? Ah terlalu jauh aku berilusi,kalau ada pohon kalau, ditanam ditanah kalau, buahnyapun kalau. Ya Allah aku berani menentang takdirmu ,padahal Allah berfirman dalam surat Al Ankabut ayat 57,kullun nafsin zaaiqatul mauti ;tsumma ilaina turja"uuna.Artinya semua yang bernyawa pasti mati    Kemudian hanya kepada kami kamu dikembalikan.
Tidak perduli tua atau muda,kaya atau miskin,pintar atau bodoh,raja atau rakyat jelata semuanya pasti ditarik dari peredarannya.
Allah juga berfirman dalam surat An Nisa ayat 78:
Ainamaa takuunuu yudrikkumul mautu,walau kuntum fii buruujim musyayyadah,dimana saja kamu berada akan kau temui mati itu,walau kamu berlindung dalam benteng yang kokoh sekalipun. (an-Nisa': 78)

Allah juga berfirman:Walikulli ummatin ajalun;Faidzaajaaa a ajaluhum layasta"khiruuna saa "atan wala yastaqdimuuna (Al-A'raf: 34). Dan setiap ummat mempunyai batas waktu(ajal),apabila ajal sudah tiba tidak bisa ditunda tunda atau dipercepat sedetikpun.walaupun oleh dokter yang paling pintar dan dengan peralatam kedokteran secanggih apapun. Kenapa Firaun bisa mati apa yang tidak bisa dilakukannya,kenapa mumbang jatuh berserakan sementara buah kelapa yang tua,kering keriput tetap bertahan walau dilanda badai yang dahsyat? Apa orang harus sakit dulu baru bisa mati?Berapa banyak orang yang sedang tertawa terbahak bahak tiba tiba tersungkur dicengkram maut.Tidak seorangpun hamba Allah tahu dimana di akan dilahirkan atau akan dikuburkan.Emakku berkhayal jika anaknya jadi dokter  dia akan merasa nyaman, karena akan dirawat anak kesayangannya,ternyata harapan tidak sesuai dengan kenyataan .

Disaat anak kesayangannya belum tahu apa apa,dia keburu dijeput malaikat Izrail atas perintah sipemilik sejati. Tatkala aku sudah menjadi dokter ahli, ayahku  bergelut manantang maut sendirian dirumah tempat aku dilahirkan, tanpa intervensiku  sedikitpun karena aku berdomisili diseberang lautan yang luas. Sekali waktu datang seorang mempromosikan tanah pemakaman masa depan dengan berbagai informasi menakjubkan bahwa masaalah kuburan adalah masaalah yang tidak boleh diabaikan. Bukan tempat tinggal untuk hidup saja yang diperebutkan manusia namun tanah kuburanpun heboh dipersiapkan karena takut tidak akan dikuburkan.Padahal masaalah penguburan adalah tanggung jawab orang hidup bukan tanggung jawab simayat.Bagi simayat dimana saja dia dikuburkan tidak masaalah mau dilempar kelaut atau dibakar jadi abu, mau dalam perut binatang buas itu bukan urusannya,karena sama saja , ruhnya tetap berkumpul di Alam Barzah.

Kalau si mayat dibiarkan bergelimpangan tanpa dikuburkan tunggu saja akan ada berbagai bencana akan mengancam mereka yang masih hidup.Islam sudah mengatur sebaik baiknya sesuai tuntunan Rasulullah saw.kalau memang tanah sudah terbatas luasnya silakan dikuburkan diliang kubur yang sudah lama dihuni. Bukankah para jemaah haji yang wafat di Makkah dikuburkan dalam liang yang sama? Mengkapling tanah kuburan untuk dirinya sama dengan mendahului takdir Allah bahwa dia pasti mati ditempat itu. Tidak dikenal dalam Islam, ini kuburan bapakku,ini tanah pemakaman keluargaku ,hanya ada tanah wakaf untuk kepentingan umum dan tidak pakai tarif khusus.

Menziarahi kuburan siapa saja bukan khusus ibu bapak kita, hanya untuk mengingatkan kita bahwa kita hidup didunia ini hanya numpang lewat dan pasti kembali kehadiratNya.Bukankah Allah berfirman dalam surat Ar Rum ayat 64:Dan kehidupan didinia ini hanyalah senda gurau atau pemainan sesungguhnya kehidupan akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya. Jangan hancurkan aqidahmu berantakan karena menjadikan penghuni kubur sebagai wasilah agar doamu diperkenankan Allah walaupun dia seorang ulama besar yang banyak pengikutnya. Tanah manfaatkanlah sebesar besarnya untuk mereka yang masih hidup bukan untuk mereka yang sudah mati. Yang penting persiapkanlah mati sebaik baiknya dengan investasi kebaikan sebanyak banyaknya terutama kebaikan terhadap kedua orang tua yang telah mengandung,melahirkan,merawat dan mendidik kita. 

Baik selama hidupnya terutama masa tuanya maupun sesudah matinya dengan mendoakan setiap saat agar Allah mengampuni dosa dosanya.Ingatlah  sayangilah apa saja yang disayanginya baik keluarga yang ditinggalkannya,hewan kesayangan maupun tanaman yang disenanginya.Begitulah cara anak yang sholeh berbakti pada orang tuanya yang telah tiada. Bukan membangun kuburannya dengan batu pualam yang indah lengkap dengan cungkup yang mewah,menyiram air dan menabur kembang yang tidak pernah dibutuhkannya.

Ya Allah sekiranya engkau tetapkan kedua orang tuaku kedalam neraka karena dosa dosanya dan aku Engkau tetapkan didalam surga ,aku mohon ya Allah pindahkan mereka kesurga dan tempatkanlah aku di neraka sebagai gantinya .Bagiku ya Allah api neraka yang membakar diriku tidak akan kurasakan ketika aku Engkau izinkan menatap wajahmu ya Allah.Amiin ya Rabbal alamin.

Disadur oleh :ALS  .Semarang 20 Februari 2014

Wednesday, December 11, 2013

DI SIANG BOLONG AKU DIKHITAN

Umma aku biasa memanggil ibuku ,dia benar benar ibu sejati dipandangan mataku. Dua gelar Master yang berbeda telah diraihnya dari Universitas New South Wales Australia dan lowongan kerja terbuka lebar buatnya tetapi ummaku lebih tertarik merawat dan mendidik pribadiku dan sorang adikku digubuk reotnya. Yang kukagumi,beliau berprinsip,membina darah dagingnya sendiri, agar bukan hanya jadi insan yang berkecerdasan intelektual tetapi juga berkerdasan spiritual lebih berharga daripada menumpahkan darah fi sabilillah. 

Penghasilan abiku biasa aku memanggil ayahku insya Allah mencukupi berkat kebijakan ummaku mengelolanya. Abiku yang meraih gelar LC dan Master dari Universitas Al Azhar bisa menerobos negeri Kanguru juga karena strategi ummaku berkat master Akutansi ditangannya. Ummaku memang manusia luar biasa tidak sedetikpun waktunya dibiarkan berlenggang sia sia mulai menutup mata diperaduannya sampai memulai aktivitas sehari harinya tetap istiqomah dengan membaca bismillah dan mengkaitkannya dengan ubudiyah. Tidak pernah jenuh dihatinya membesarkan dan mendidik kami dengan menyetir  sendiri mobil kunonya mengantar dan menjemput kami sekolah, Semua urusan rumah tangga ditangani mandiri terlalu mahal untuk membayar si bibik. 

Sejak umur empat tahun aku dididiknya bersama abiku membaca dan menghafal alquran insya Allah aku telah hafal seluruh juz 30 dan sebagian zus 29 sampai saat ini. Ummaku berharap agar aku bisa jadi hafiz alquran diusia 12 tahun seperti Imam Syafei dan bergabung bersama lasykar hamba Allah yang mempertahankan kemurnian isi al quran. Aku bertanya dalam hati mengapa ummaku tidak menghafal alquran seperti diriku Sekiranya masuk surga terpaksalah kepalanya mendungak karena melihatku berada disurga tingkat atas.  Sejak setahun yang lalu aku telah sholat mandiri walau kadang kadang ada bolongnya, dan aku sudah mencoba puasa hanya mampu setengah hari selama empat hari dan penuh sehari hanya sehari alhamdulillah semoga tahun depan lebih baik lagi.
Aku kagum banget ,ummaku jangankan puasa Ramdhan yang fardu,puasa
Senin Kamis saja beliau istiqamah mengamalkanya.
Dengan amalan ini betapa secepat kilatnya ummaku kelak melintasi titian
Sirathal Mustaqim padahal dibawahnya api neraka Jahannam menyala nyala
Sayangnya satu hal yang mengganjal hatiku karena ummaku agak emosional Pernah didepan mataku ummaku mengusir kholtiku pangilanku untuk adik perempuan ummaku, sambil menutup pintu sekerasnya, membuat jantungku hampir copot.Ya Allah ampunilah ummaku. Ketika aku berkunjung kespupuku,  sibalita berambut panjang simurai kencak karena terlalu pintar berceloteh,kebetulan kholtiku berkunjung kerumahnya, segera kupeluk dan kucium kholtiku sayang,luruhlah kepedihan hatiku, sejak drama tragis digubukku. Semoga Allah membisikkan kehati ummaku, bahwa tidak akan mencium bau surga, siapa saja yang tidak mampu mengendalikan amarahnya.Padahal bau surga sudah tercium seribu tahun lagi perjalanan  menujunya. Ya Allah ampunilah ummaku ini, karena jaddiku panggilanku untuk kakekku, pernahbertausiah, bahwa anak yang saleh, doanya buat kedua orang tuanya sangat ijabah.
Dalam permenunganku tiba tiba abiku memanggilku, dan menawarkan buatku untuk berkhitan, Alangkah kagetnya aku dan aku menolak tawarannya, karena kubayangkan, betapa menderitanya aku bila dikhitan. 
Umurmu sudah delapan tahun, saat terbaik untuk dikhitan,Tazakka kata abiku.
Aku bertanya pada abiku, kenapa kita harus dikhitan?
Abiku menjawab: 
Khitan itu sunnah Nabi Ibrahim as dan Nabi Muhammad, sebagai ummat Nabi Muhammad, kita harus mengikutinya. Bukalah surat an Nahl ayat 123 disitu Allah berfirman:Tsumma awhaynaa ilaika anittabi" millatan ibraahima haniifan;wamakana minal musyrikiina. Ikutilah agama Ibrahim yang lurus dan dia bukanlah termasuk yang musyrik.
Nabi Ibrahim berkhitan umur delapan puluh(80)tahun dengan memakai kampak. (HR.Bukhari).
Mendengar itu aku tertawa terbahak bahak. Lalu abiku menegurku, ini serius, jangan dibawa berkelakar ya, nanti Allah bisa murka.
Kemudian abiku meneruskan uraiannya,bahwa Rasul bersabda:
Kesucian(fitri) itu ada 5 yaitu khitan,mencukur bulu kemaluan,mencabut bulu ketiak,memendekkan
kumis dan memotong kuku.(HR.Bukhari Muslim).
Aku hampir tertawa lagi tapi dapat kukendalikan. Abiku menambahkan bahwa Rosul juga bersabda: Buanglah rambut kekafiran dan berkhitanlah(HR.Abu Daud&Ahmad). 
Inilah dasar hukum kenapa kita harus berkhitan.
Kalau kita menolak berkhitan tidak berdosakan Abi? Butek ya otakmu, sejak zaman Rasulullah sampai saat ini sudah menjadi tradisi umat Islam dan tidak ada yang meninggalkannya. Kalau hanya tradisi, kan tidak wajib,selaku. Abiku tidak mau menyerah, sambil berkata: Mayoritas(jumhur) ulama sepakat bahwa khitan wajib, diantaranya Ibnu Qudamah dalam kitabnya Mughni, menyatakan bahwa khitan itu wajib.Menurut Imam Abu Hanifah :Bila satu negeri sepakat menolak khitan wajib diperangi.Sholat itu wajib dan syaratnya harus suci dari najis, bagaimana bisa suci kalau dibalik kulit penutup zakar bersembunyi sisa air kemih yang sifatnya najis.
Kalau tidak wajib Nabi Ibrahim tidak mungkin mau berkhitan padahal usianya 80 tahun. Menurut Imam Syaukani ,khitan itu sunnah bukan berarti sunat menurut hukum fikih, tetapi adalah ajaran agama yang berarti wajib. 
Aku bertanya lagi apakah Rasul juga berkhitan?
Abiku menjawab,jelas dong masa dia yang menganjurkan malah tidak melakukan. Dari Ibnu Abbas ,Abdul Muthalib menghitankan Rosul pada hari ke 7 kelahirannya, seperti Nabi Ibrahim juga mengkhitankan Ishak ketika umur 7 hari. Tetapi mengapa menurut Mundzir berkhitan umur 7 hari itu makruh karena orangYahudi mengkhitankan anaknya 7 hari setelah lahir. Kita bukan meniru orang Yahudi tetapi meniru Nabi Ibrahim mungkin Mundzir takut kalau ada yang berpikir demikian.
Ya tidak usah dipersoalkan, yang penting sebelum baligh wajib dikhitan karena telah diperintahkan mendirikan sholat. Sebagian ulama seperti qadhi Husein menganjurkan khitan dibawah umur sepuluh tahun seperti Taza sekarang ini. Mana yang benar katanya Rosul lahir sudah dalam keadaan berkhitan?
Abi agak lembek menjawab,memang ada hadistnya tetapi dhoif. 
Bunyinya:Dari Anas bin Malik ra berkata,Rasul bersabda termasuk bagian  
kemuliaanku dari Allah, aku dilahirkan dalam keadaan berkhitan dan tak seorangpun melihat auratku.
Apa perempuan juga wajib berkhitan?
Tak satupun hadist shahih yang menyatakan perempuan wajib berkhitan'. Hadist yang paling populer tentang perempuan berkhitan tapi dhoif: Rasul bersabda kepada Aisyah:Wahai Umi Athiyah berkhitanlah dan jangan berlebihan, sesungguhnya khitan lebih baik bagi wanita dan lebih menyenangkan suaminya. (HR.Baihaqi,Hakim dari Dhahhak bin Qais).
Apa hikmahnya berkhitan ini Abi?
Waw banyak sekali kalau mau dikaji': 
1.Dari segi ibadah menjamin kesucian, karena mudah membersihkannya dan terjamin    kesuciannya    karena untuk sholat wajib bersuci. 
2.Dari segi kesehatan:
a.Tersembunyinya air kemih dipreputium (kulit penutup zakar) akan menyuburkan tumbuhnya kuman(bakteri,virus), rentan terjadi infeksi dan menimbulkan bau tidak nyaman. 
b. Air kemih yang mengendap dipreputium(smegma namanya) memicu tumbuhnya Kanker penis.
c. Mempermudah penularan penyakit kelamin seperti gonorhoe,syphilis & HIV. 
d. Meningkatkan kejadian kanker rahim bagi perempuan yang suaminya tidak  dikhitan. Dilaporkan 55-60% bayi berumur dibawah 10 hari dikhitan di Amerika Serikat. Padahal non muslim, karena pernyataan dokter anak, bahwa manfaat khitan jauh lebih besar daripada resikonya. Menurut Prof Brian Morris dari Universitas Sydney Australia, khitan sangat bermanfaat bagi kesehatan laki laki, bisa menurunkan terjadinya infeksi saluran kemih dan kanker prostat serta kanker penis. 
Kalau begitu aku mau Abi,sekarang juga ya Abi tidak usah pakai walimatul idzar seperti jaddi. 
Jaddiku mengirim SMS ke umma alhamdulillah cucuku sudah bersuci semoga Allah merahmatinya. 


*Selesai dipublish: Semarang, Kamis 12 Desember 2013 jam 15.15. 
* Oleh:ALS

                   
                         
                     
           
                       
                   
               
                                           
                                         
                     
                .