Tuesday, May 10, 2016

ALBIRUNI GURU SEGALA ILMU

Ilmuwan dan filosof Muslim yang serba bisa ini dikenal dengan panggilan Al Biruni karena tinggal dipinggiran kota Kath sekarang disebut kota Kiva dimana dalam bahasa Persia biruni artinya pinggiran kota.
Versi lain menyebutkan biruni berarti asing sebab wilayah tempat kelahiran be
liau yaitu Turkmenistan dikhususkan untuk pemukiman orang orang asing.
Didunia Barat lebih populer dengan nama Aliboron lahir di Kath Khwarizmi lebih dikenal dengan Kara Kalpaksraya tanggal  15 September 973M menje
lang fajar menyingsing.
Nama lengkapnya Abu Arrayhan Muhammad Ibnu Al Biruni atau Abu Raihan Muhammad Al Biruni.
Riwayat masa kecilnya tak banyak diketahui dia mengaku tak mengenal ayah
nya dan sedikit tahu tentang neneknya bangsa Persia itu.Penguasaannya atas berbagai ilmu dan bidang lainnya dijuluki Ustadz fil"ulum atau Guru segala ilmu dan para Ilmuwan Modern memberi gelar Professor par excelence.
Beliau juga menguasai bahasa Arab,Sanskrit,Yunani,Ibrani,Syria dan Berber.
Sumbangan beliau tak terbantahkan terhadap kemajuan sains,matematika,geo
metri, astronomi sebagai sumber peradaban Barat
Beliau sangat menyukai matematika dan astronomi belajar dengan pakarnya yang kondang Abu Nashr Mansur bin Iraq yang hidup antara ( 970 -1036) M di Persia.Saat umur 17 tahun beliau meneliti astronomi menghitung garis lintang Kath melalui pengamatan ketinggian maksimum matahari.
Diusia 20 tahun mengembara kenegeri Jurjan dekat laut Kaspia Asia Tengah
berkerja pada Pangeran Syamsul Ma"ali Qabus bin Wasykanir  dan berkenalan dengan Ibnu Sina yang juga berkerja disitu.Di istana Jurjan inilah Al Biruni mulai menulis buku bukunya.Dia bersahabat karib dengan Ibnu Sina selama 7 tahun berkerja sama meneliti.
Pada tahun 400H/1010 M beliau kembali ke Khwarizm berkerja pada penguasa
Abu Abbas Al  Ma"mun biasa dipanggil Khwarimzah dan diberi kesempatan yang luas untuk meneliti.
Terjadi pergolakan politik dan Khwarizmsyah terbunuh diambil alih kekuasan
oleh Dinasti Ghaznawiyah, rajanya Mahmud bin Sabkatkin atau Mahmud al Ghaznawi.Namun dia butuh Al Biruni dan diajak ekspedisi ke India tahun
1017M bersama Ibnu Iraq ahli matematika dan Ibnu Khammar tabib terkenal untuk meneliti seluk beluk kehidupan bangsa India.Beliau menulis bukunya Indologi yang merupakan masterpiece yang dikenang sepanjang masa Dia
adalah sarjana Muslim pertama yang mengkaji dan mempelajari tentang seluk beluk India dan tradisi Brahminica sehingga didapuk sebagai Bapak Indologi.
Sir JN Sircar sejarawan India berucap:Al Biruni dengan segala kelebihan
yang dimilikinya telah berjasa memberikan pemikirannya untuk kita ketahui dan
pelajari.Sementara George Sarton bapak sejarah sains Barat mengatakan:
Semua pasti  sepakat bahwa Al Biruni salah seorang ilmuwan yang sangat hebat sepanjang zaman.Abad ke 11 M adalah era Al Biruni dan dia adalah Leonardo da Vincinya Islam.
Demikian juga Max Mayerhaff ilmuwan Barat berkata:Dia adalah salah seorang yang paling menonjol diseluruh planet Bima Sakti dan para ahli terpelajar sejagat,yang memacu zaman keemasan ilmu pengetahuan Islam.
Pada tahun 1021 M menulis karya fenomenalnya Yi Shadows berisi warisan berharga dari sejarah matematika,astronomi dan fisika.
Beliau juga mendirikan pusat kajian astronomi mengenai sistem tata surya.
Karya agungnya Ras"ll al Biruni sebuah ensiklopedi astronomi dan matematika
Kitab Masudic Canon atau Al Qanun Al Mas"udi salah satu karya agungnya bidang astronomi yang dipersembahkan kepada Mas"ud putra Mahmud al Ghaznawi penguasa Dinasti Ghaznawiyah  tahun 1031 M.
Sebagai rasa terima kasi Raja Mahmud menghadiahkan tiga ekor unta dengan mengangkut ribuan mata uang perak namun dikembalikannya ke kas istana karena prinsipnya Ilmu digunakan hanya untuk Ilmu bukan Harta.
Penemuannya yang terpenting antara lain  penentuan musim,pasang surut air laut.menentukan garis lintang dan bujur bumi ,menciptakan jam dan kelender .
Mengajukan hipotese tentang rotasi bumi disekeliling sumbunya dimana kon
sep ini dimatangkan dan diformulasikan oleh Galileo Galilei 600 tahun kemu
dian setelah Al Biruni meninggal.
Ia menciptakan rumus menghitung keliling bola dunia dikenal dengan Kaidah
Al Biruni oleh para ilmuwan Barat.
Diberi gelar Bapak Geodesi dibidang geologi karena telah memberi kontribusi
besar dibidang geodesi,kartografi,geologi dan mineralogi.
Beliau penemu bahwa Laut Putih (Laut Tengah dan Mediterrania) dan Laut
Merah yang dihubungkan oleh Terusan Suez sebenarnya saling berhubungan.
Sumbangannya dalam bidang matematika yang sangat berarti adalah khusus
nya dalam bidang teori dan praktik aritmatika,bilangan rasional,teori rasio,geo
metri dan lain lain.
Pencapaian terbesar dibidang trigonometri adalah persamaan yang disebut hukum sinus.
Sebagai fisikawan beliau menemukan pengukuran berat jenis (specific gravity) berbagai zat dengan perhitungan yang cermat Ia meyakini bahwa seluruh ben
da tertarik oleh gaya gravitasi bumi dan beliau menemukan kecepatan cahaya lebih cepat dari bunyi.
Dalam kitabnya al Jawahir at Book of Precious Stone dia mengklasifikasikan
setiap mineral berdasarkan warna,bau,  kekerasan,kepadatan dan beratnya.
Dia didapuk sebagai Anthropolog pertama didunia menulis secara detail studi
komperatif terkait anthropologi manusia,agama,dan budaya di Timur Tengah,
Mediterrania dan Asia Selatan dan telah mengembangkan antropologi Islam.
Penulisan tentang sejarah Islam diterjemahkan dalam bahasa Inggris berjudul Chronology of Ancient Nation.
Dari India kembali ke Ghazna dan beraktivitas dengan istana dan terus menulis
sepanjang hayatnya tak kurang dari 180 buku karya beliau diantaranya 35 ten
tang astronomi,4 astrolab,23 astrologi,9 geografi,10 geodesi, 2 perpetaan,15 matematika,2 mekanika,2 farmakologi,1 meteorologi,2 minmerlogi,4 sejarah,2 tentang India dan 3 mengenai agama dan filsafat.
Dari sekian banyak hanya 22 buku yang diketahui sampai saat ini  dan cuma 13 yang dipublikasikan.
Karya karyanya diterjemahkan kemudian dalam bahasa Latin,Ibrani,Italia dan
Inggris namun pikirannya tak begitu berpengaruh di Barat seperti Ibnu Sina karena baru abad ke 20 buku bukunya diterjemahkan kedalam bahasa Barat.
Satu hal yang menakjubkan seluruh hasil eksperimen dan penelitiannya selalu
bermuara kepada pengakuan keberadaan Sang Pencipta(Allah).yang menghan
tarkan beliau ke khusnul khatimah.Dia termasuk orang orang yang sungguh sunguh menggunakan akal pikirannya yang dianugerahi Allah untuk membuk
tikan tanda tanda kebesaran Allah(surat Ali Imran 190-191).
Tepat tanggal 13 Desember 1048 M beliau diambang sakratul maut diujung
usia 75 tahun dikota Ghazna  mewariskan karya karya agung untuk kemaslahatan ummat manusia.
Namanya diabadikan para astronmom sebagai nama salah satu kawah dibulan seperti Ibnu Sina.

Diakutip dan disusun oleh ALS: Semarang 10 Mei 2016 published jam 17.00 wib.





0 comments:

Post a Comment