Wednesday, December 11, 2013

DI SIANG BOLONG AKU DIKHITAN

Umma aku biasa memanggil ibuku ,dia benar benar ibu sejati dipandangan mataku. Dua gelar Master yang berbeda telah diraihnya dari Universitas New South Wales Australia dan lowongan kerja terbuka lebar buatnya tetapi ummaku lebih tertarik merawat dan mendidik pribadiku dan sorang adikku digubuk reotnya. Yang kukagumi,beliau berprinsip,membina darah dagingnya sendiri, agar bukan hanya jadi insan yang berkecerdasan intelektual tetapi juga berkerdasan spiritual lebih berharga daripada menumpahkan darah fi sabilillah. 

Penghasilan abiku biasa aku memanggil ayahku insya Allah mencukupi berkat kebijakan ummaku mengelolanya. Abiku yang meraih gelar LC dan Master dari Universitas Al Azhar bisa menerobos negeri Kanguru juga karena strategi ummaku berkat master Akutansi ditangannya. Ummaku memang manusia luar biasa tidak sedetikpun waktunya dibiarkan berlenggang sia sia mulai menutup mata diperaduannya sampai memulai aktivitas sehari harinya tetap istiqomah dengan membaca bismillah dan mengkaitkannya dengan ubudiyah. Tidak pernah jenuh dihatinya membesarkan dan mendidik kami dengan menyetir  sendiri mobil kunonya mengantar dan menjemput kami sekolah, Semua urusan rumah tangga ditangani mandiri terlalu mahal untuk membayar si bibik. 

Sejak umur empat tahun aku dididiknya bersama abiku membaca dan menghafal alquran insya Allah aku telah hafal seluruh juz 30 dan sebagian zus 29 sampai saat ini. Ummaku berharap agar aku bisa jadi hafiz alquran diusia 12 tahun seperti Imam Syafei dan bergabung bersama lasykar hamba Allah yang mempertahankan kemurnian isi al quran. Aku bertanya dalam hati mengapa ummaku tidak menghafal alquran seperti diriku Sekiranya masuk surga terpaksalah kepalanya mendungak karena melihatku berada disurga tingkat atas.  Sejak setahun yang lalu aku telah sholat mandiri walau kadang kadang ada bolongnya, dan aku sudah mencoba puasa hanya mampu setengah hari selama empat hari dan penuh sehari hanya sehari alhamdulillah semoga tahun depan lebih baik lagi.
Aku kagum banget ,ummaku jangankan puasa Ramdhan yang fardu,puasa
Senin Kamis saja beliau istiqamah mengamalkanya.
Dengan amalan ini betapa secepat kilatnya ummaku kelak melintasi titian
Sirathal Mustaqim padahal dibawahnya api neraka Jahannam menyala nyala
Sayangnya satu hal yang mengganjal hatiku karena ummaku agak emosional Pernah didepan mataku ummaku mengusir kholtiku pangilanku untuk adik perempuan ummaku, sambil menutup pintu sekerasnya, membuat jantungku hampir copot.Ya Allah ampunilah ummaku. Ketika aku berkunjung kespupuku,  sibalita berambut panjang simurai kencak karena terlalu pintar berceloteh,kebetulan kholtiku berkunjung kerumahnya, segera kupeluk dan kucium kholtiku sayang,luruhlah kepedihan hatiku, sejak drama tragis digubukku. Semoga Allah membisikkan kehati ummaku, bahwa tidak akan mencium bau surga, siapa saja yang tidak mampu mengendalikan amarahnya.Padahal bau surga sudah tercium seribu tahun lagi perjalanan  menujunya. Ya Allah ampunilah ummaku ini, karena jaddiku panggilanku untuk kakekku, pernahbertausiah, bahwa anak yang saleh, doanya buat kedua orang tuanya sangat ijabah.
Dalam permenunganku tiba tiba abiku memanggilku, dan menawarkan buatku untuk berkhitan, Alangkah kagetnya aku dan aku menolak tawarannya, karena kubayangkan, betapa menderitanya aku bila dikhitan. 
Umurmu sudah delapan tahun, saat terbaik untuk dikhitan,Tazakka kata abiku.
Aku bertanya pada abiku, kenapa kita harus dikhitan?
Abiku menjawab: 
Khitan itu sunnah Nabi Ibrahim as dan Nabi Muhammad, sebagai ummat Nabi Muhammad, kita harus mengikutinya. Bukalah surat an Nahl ayat 123 disitu Allah berfirman:Tsumma awhaynaa ilaika anittabi" millatan ibraahima haniifan;wamakana minal musyrikiina. Ikutilah agama Ibrahim yang lurus dan dia bukanlah termasuk yang musyrik.
Nabi Ibrahim berkhitan umur delapan puluh(80)tahun dengan memakai kampak. (HR.Bukhari).
Mendengar itu aku tertawa terbahak bahak. Lalu abiku menegurku, ini serius, jangan dibawa berkelakar ya, nanti Allah bisa murka.
Kemudian abiku meneruskan uraiannya,bahwa Rasul bersabda:
Kesucian(fitri) itu ada 5 yaitu khitan,mencukur bulu kemaluan,mencabut bulu ketiak,memendekkan
kumis dan memotong kuku.(HR.Bukhari Muslim).
Aku hampir tertawa lagi tapi dapat kukendalikan. Abiku menambahkan bahwa Rosul juga bersabda: Buanglah rambut kekafiran dan berkhitanlah(HR.Abu Daud&Ahmad). 
Inilah dasar hukum kenapa kita harus berkhitan.
Kalau kita menolak berkhitan tidak berdosakan Abi? Butek ya otakmu, sejak zaman Rasulullah sampai saat ini sudah menjadi tradisi umat Islam dan tidak ada yang meninggalkannya. Kalau hanya tradisi, kan tidak wajib,selaku. Abiku tidak mau menyerah, sambil berkata: Mayoritas(jumhur) ulama sepakat bahwa khitan wajib, diantaranya Ibnu Qudamah dalam kitabnya Mughni, menyatakan bahwa khitan itu wajib.Menurut Imam Abu Hanifah :Bila satu negeri sepakat menolak khitan wajib diperangi.Sholat itu wajib dan syaratnya harus suci dari najis, bagaimana bisa suci kalau dibalik kulit penutup zakar bersembunyi sisa air kemih yang sifatnya najis.
Kalau tidak wajib Nabi Ibrahim tidak mungkin mau berkhitan padahal usianya 80 tahun. Menurut Imam Syaukani ,khitan itu sunnah bukan berarti sunat menurut hukum fikih, tetapi adalah ajaran agama yang berarti wajib. 
Aku bertanya lagi apakah Rasul juga berkhitan?
Abiku menjawab,jelas dong masa dia yang menganjurkan malah tidak melakukan. Dari Ibnu Abbas ,Abdul Muthalib menghitankan Rosul pada hari ke 7 kelahirannya, seperti Nabi Ibrahim juga mengkhitankan Ishak ketika umur 7 hari. Tetapi mengapa menurut Mundzir berkhitan umur 7 hari itu makruh karena orangYahudi mengkhitankan anaknya 7 hari setelah lahir. Kita bukan meniru orang Yahudi tetapi meniru Nabi Ibrahim mungkin Mundzir takut kalau ada yang berpikir demikian.
Ya tidak usah dipersoalkan, yang penting sebelum baligh wajib dikhitan karena telah diperintahkan mendirikan sholat. Sebagian ulama seperti qadhi Husein menganjurkan khitan dibawah umur sepuluh tahun seperti Taza sekarang ini. Mana yang benar katanya Rosul lahir sudah dalam keadaan berkhitan?
Abi agak lembek menjawab,memang ada hadistnya tetapi dhoif. 
Bunyinya:Dari Anas bin Malik ra berkata,Rasul bersabda termasuk bagian  
kemuliaanku dari Allah, aku dilahirkan dalam keadaan berkhitan dan tak seorangpun melihat auratku.
Apa perempuan juga wajib berkhitan?
Tak satupun hadist shahih yang menyatakan perempuan wajib berkhitan'. Hadist yang paling populer tentang perempuan berkhitan tapi dhoif: Rasul bersabda kepada Aisyah:Wahai Umi Athiyah berkhitanlah dan jangan berlebihan, sesungguhnya khitan lebih baik bagi wanita dan lebih menyenangkan suaminya. (HR.Baihaqi,Hakim dari Dhahhak bin Qais).
Apa hikmahnya berkhitan ini Abi?
Waw banyak sekali kalau mau dikaji': 
1.Dari segi ibadah menjamin kesucian, karena mudah membersihkannya dan terjamin    kesuciannya    karena untuk sholat wajib bersuci. 
2.Dari segi kesehatan:
a.Tersembunyinya air kemih dipreputium (kulit penutup zakar) akan menyuburkan tumbuhnya kuman(bakteri,virus), rentan terjadi infeksi dan menimbulkan bau tidak nyaman. 
b. Air kemih yang mengendap dipreputium(smegma namanya) memicu tumbuhnya Kanker penis.
c. Mempermudah penularan penyakit kelamin seperti gonorhoe,syphilis & HIV. 
d. Meningkatkan kejadian kanker rahim bagi perempuan yang suaminya tidak  dikhitan. Dilaporkan 55-60% bayi berumur dibawah 10 hari dikhitan di Amerika Serikat. Padahal non muslim, karena pernyataan dokter anak, bahwa manfaat khitan jauh lebih besar daripada resikonya. Menurut Prof Brian Morris dari Universitas Sydney Australia, khitan sangat bermanfaat bagi kesehatan laki laki, bisa menurunkan terjadinya infeksi saluran kemih dan kanker prostat serta kanker penis. 
Kalau begitu aku mau Abi,sekarang juga ya Abi tidak usah pakai walimatul idzar seperti jaddi. 
Jaddiku mengirim SMS ke umma alhamdulillah cucuku sudah bersuci semoga Allah merahmatinya. 


*Selesai dipublish: Semarang, Kamis 12 Desember 2013 jam 15.15. 
* Oleh:ALS

                   
                         
                     
           
                       
                   
               
                                           
                                         
                     
                .
                           


4 comments:

  1. jazakillah khair my lovable jaddi. Tulisan yang sarat ilmu terutama penjelasan mengenai manfaat khitan. Perlahan tp pasti perintah2 Allah mulai diyakini kebenarannya oleh para non muslim, salah satunya melakukan khitan. Terbukti bhw Islam rahmatan lil alamin.

    ReplyDelete
  2. Met berkhitan, tazakka... moga menjadi anaknya salih, sukses dunia akhirat... amiin :)

    ReplyDelete
  3. Barakallah Tazakka. Semoga Taza tumbuh sehat, sholeh, cerdas dan qurrotaayyun sama umma dan abi, dan tambah sayang sama adik abqo.

    ReplyDelete
  4. Daddy jazakallah khair tulisannya bermanfaat sekali dibaca sarat dengan ilmu dan hikmah. Keep on writing daddy.

    ReplyDelete